Rabu, 10 September 2014

My Food Blogger ''Nasi TO Benhil 2.96 Dadaha Tasikmalaya''



My Food Blogger My Ano Karno

Assalamualaikum!
Penonton-penonton kenalin gue food blogger dari Tasikmalaya, kalau rumah gue di Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, tanyakeun we jalan Cibalanarik kituh, tah didinya Imah urang teh mun hayang apal mah, artikel tentang makanan ini yang ke dua kalinya gue tayangin. Sebelum lanjut urang rek nanya hela! Cik ngacung didieu saha anu orang Tasik? aya eweuh cenah nu maca blog urang teh, hello-hello, naha kalah sepi? tah-tah-tah  geningan aya oge anu ngacung. Orang mana aa teh? hah Sukaraja! ha ha ha sama saya juga! Apal Nasi TO teu? Apalahnya di Sukaraja ge loba nu jualan TO mah. Aduh kacau artikelnya bahasanya jadi blasteran Indo-Sunda, gak apa-apa penonton yah, namanya juga gue itu cinta suku bahasa sendiri yaitu Sunda! LANJUT!

Jalan-jalan ke Tasikmalay apa salahnya istirahat mampir sejenak dan jangan lupa isi perut Anda dengan kuliner khas Tasikmalaya. Siapa yang tak kenal dia! semua orang pada tau lah, yang gue maksud yaitu nasi TO. Bro-bro tau gak sih bro nasi TO itu nasi yang sudah ada pada zaman dahulu, dulu pada zaman penjajahan neneh moyang kita setiap hari makannya ya nasi tutug oncom ìni. Apalagi kalau yang pertama kali makan nasi tutug oncom ini di jamin deh Anda akan ketagihan untuk lagi dan lagi mencobanya!

''Makan TO aja!'' atau ka lesehan dadaha urang nga TO yu! atau engke bukber urang kumpul-kumpul bari nga TO yu'' kata-kata itu semua sangat familiar di sebut-sebut jika di ajak untuk makan bareng di Tasikmalaya.

Atau sebagian orang mungkin belum mengenal betul nasi tutug oncom atau TO Sebagai salah satu ciri khas kuliner Tasikmalaya. TO merupakan perpaduan nasi dengan oncom berbahan dasar kacang khas jawa Barat. Dengan harga yang relatif murah, kini nasi TO mulai familiar di barengi munculnya beberapa rumah makan TO di wilayah Priangan Timur, dan kota-kota besar. Salahsatu rumah makan TO yang cukup terkenal di Kota Tasikmalaya adalah TO BENHIL 2.96 (Babakan Hilir) Di jalan Dadaha dekat kamus UPI Tasikmalaya. Di rumah makan ini, satu porsi nasi TO plus sambal dan lalapan di harai Rp 5.000 rupia, sedangkan lauk pelengkap, seperti ayam goreng, telor dadar dan lainnya dan kalau hargany agak dikit berbeda. Bagi Anda pencinta nasi TO, ada terasa sensasi berbeda saat menikmatinnya. Di campur Nasi biasa terlihat butiran-butiran oncom berwarna coklat yang berpadu dengan nasi putih hangat. Tak ada istimewanya dengan tempatnya, warungnya terbilang sangat sederhana, seperti warung-warung pinggir jalan lainnya. Tapi pemirsa! pengunjungnya selalu ramai. Dan bila tak cepat-cepat kadang bisa kehabisan. Menu yang di sajikan berupa nasi TO dan sambel. Tapi kita juga bisa memesan gorengan tempe. Apa lagi di temani dengan dua jenis sambal, sambel goang dan sambel tomat, orang-orang yang datang ke sini kebanyakan suka dengan sambelnya, ini yang membuat warung TO ini berbeda dengan warung TO lainnya, kelezatan hidangan yang tersedia lah yang membuat terkesan bagi pengunjung. Oh ya biasanya penyajian nasi TO harus dadakan, soalnya kalau nasi sudah dingin rasanya kurang enak, rasanya itu perpaduan rasa gurih, asin dan pulen akan terasa saat nasi ini di kunyah di mulut, pecahan butiran oncom rasa asin seakan pecah di lidah, berasa manisnya nasi. Belum lagi tambahan menu pelengkap seperti ikan asin kecil dan lalapan yang di beri sambal ekstra pedas, di buat dari perpaduan cabe rawit hijau dengan sedikit garam dan bumbu penyedap. Sambel nasi TO sering di sebut sambel ''goang'' itu khusus sebutan orang sunda khususnya orang Tasikmalaya, nasi ini menjadi salah satu primadona pecinta kuliner jenis makanan tradisional, tak jarang hampir setiap hari rumah makan nasi TO benhil 2.96 dadaha ini selalu terlihat banyak pengunjungnya. Nasi ini pun di sukai di berbagai kalangan, mulai dari orang berduit sampai warga biasa. Semuanya serba sederhana dari bentuk, bahan dan ramuannya.

Nah, jika Anda penasaran dengan jenis kuliner yang satu ini. Lokasi Nasi TO benhil 2.96 berada di jalan Dadaha Tasikmalaya, ya patokannya dekat Kampus UPI Tasikmalaya. Jambukanya jam 10:00-17:00 WIB. Ok sekian dulu gue My Ano pamit undur diri terima kasih yang udah baca! ehh jangan lupa klik SUKA pada status Facebooknya ya. Dan tidak lupa biar gak panik tolong follow twitter gue @MyAnoDotCom DAN facebook gue MyAno West Java

Rabu, 03 September 2014

My Food Blogger My Ano Karno ''Woy Ada Tahu Pocong Hadir Di Sukaraja''



Oleh Admin My Ano Karno
My Food Blogger Gue

Assalamualaikum Wr Wb
Penonton-penonton kenalin gue food blogger dari Tasikmalaya, nah kalau rumah gue di Sukaraja, artikel tentang makanan ini yang pertama perdana gue publikasikan di google. Oh ya sobat tau tentang tahu pocong? itu pocong yang ada di kuburan! Bukan! Yang putih-putih itu kan! Bukan! Oh ya yang ada di mall AP,MP, Yogya, itu bro yang di sukai kaum wanita ''ada pocongan harga'' itu kan! Bukan ya elah itu mah ''potongan harga''! Terus apa Bang Ano? yang gue maksud tentang makanan pemirsa. Pocong, baru mendengarnya saja sanggup membuat bulu kuduk berdiri. Pocong merupakan hal-hal yang menyeramkan, sekelompok dengan bangsa dedemit seperti kuntilanak dan lain sebagainya. Di sini gue tidak akan berbicara mengenai sesuatu yang menakutkan tetapi memperkenalkan makanan berbahan dasar tahu.
Tahu Pocong mungkin kedengarannya menyeramkan namun jangan takut duluan dengan namanya, tidak ada yang harus ditakutkan dengan tahu tersebut.
Berawal dari kreativitas di bidang kuliner, para pemuda dari Rajapolah membuat gebrakan baru dalam menyajikan jajan masa kini, awalnya mereka berjualan pada tahun 2012 di Mangkubumi kemudian membuka cabang sampai ke Pangandaran.
“Kami membuat sensi baru supaya lebih berbeda dan aneh dari yang lainnya,” tutur Fauzi karyawan Tahu Pocong, Jum’at(03/09/2014). Mereka yakin penamaan jajanan hasil karya mereka akan sanggup membuat orang penasaran.
Mereka berjualan di Jl. Paseh, Cihideung, unsil  dan Sukaraja mulai dari pukul 10.00 sampai pukul 22.00 malam, harganya pun terbilang cukup murah. Sebagai contoh, dengan hanya Rp 4.000 kita bisa menuikmati tahu pocong isi sosis dan daging ayam.
Dengan bumbu-bumbu yang diracik secara rahasia yang dibuatnya sendiri, membuat rasa dari tahu ini menjadi kaya rasa. Ditambah dengan rasa pedas menggunakan cabe domba tapi bagi yang tidak suka pedas juga tersedia alternatif lain.
Meski kebanyakan dari pembeli adalah mereka yang menyukai rasa pedas, memang bentuknya tidak seperti namanya. Jajanan ini mempunyai bentuk besar agak panjang dan kremesnya tidak terlalu banyak.
Walaupun kita membeli satu biji saja sudah cukup untuk hanya sekedar mengganjal perut, selain tahu pocong, Fauzi menyediakan pula tahu kuntilanak yang bentuknya lebih kecil dari tahu pocong dan lebih banyak kremesnya.
Buat Anda-anda semua yang pingin beli si pocong ini datang aja ke Sukaraja! Tempat dagangnya strategis ada di pusat kotanya pokoknya ada di depan apotek Sukaraja, pemirsa di rumah tau kan tempatnya, yeh patokanana sekitaran toko HD lah. hargana murah-meriah, teu percaya datang we olangan!
Ok sekian dulu gue My Ano pamit undur diri, mudah-mudahan yang baca artikel ini pada ngiler pengen beli tuh tahu pocongnya ha ha h. Terima kasih ajah yang udah baca blog ku. Eh biar gak pada panik tolong follow twitter gue @MyAnoDotCom And Add juga Facebook gue MyAno West Java